Haris mengungkapkan selama satu tahun berdirinya BSIP, masyarakat mulai memahami pentingnya standardisasi di bidang pertanian dan peran BSIP untuk mengawal serta mendampingi para petani.
“Masyarakat mulai paham bahwa di pertanian itu ada yang mengurus tentang standar yaitu BSIP. Jadi, jangan ragu-ragu menerapkan standar. Itu penting. Memang menerapkan standar memerlukan alat, keahlian, keterampilan yang dianggap sebagai biaya. Padahal kalau produknya terstandar, itu harga produknya bisa naik juga,” jelasnya.
Oleh karena itu, Gebyar Agrostandar sekaligus peringatan hari ulang tahun BSIP dikemas dengan cara yang menarik guna mendorong penerapan standardisasi di bidang pertanian. Salah satu kegiatannya adalah Pameran Standar Pertanian yang menampilkan program perumusan rancangan standar nasional Indonesia (RSNI) oleh Komite Teknis BSIP, diseminasi produk dan budi daya pertanian terstandar, sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bidang pertanian, serta menampilkan komoditas unggulan ekspor.








