Ke depan, sambung Dedie, Kota Bogor juga sudah harus memulai mendigitalisasikan semua aspek. Termasuk membuat sebuah langkah bagaimana sisi pengeluaran daerah dilakukan semaksimal mungkin melalui proses digitalisasi.
“Jadi tata kelola, akuntabilitas dan sinergitas itu kata kuncinya. Harus kita kuatkan untuk mempertahankan digitalisasi yang sudah berjalan ini,” sambungnya menambahkan.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto yang didampingi Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia menyampaikan penghargaan bagi Provinsi, Kabupaten dan Kota yang memenuhi kriteria sebagai daerah yang berhasil menerapkan perluasan digitalisasi daerah sebagai hasil evaluasi.
Dalam rakornas, Airlangga yang juga Ketua Satgas TP2DD menegaskan adanya urgensi mensinergikan berbagai inovasi dan inisiatif baru. Serta penguatan kebijakan di berbagai kementerian dan lembaga dalam kurun waktu 2022-2023 untuk mendukung kebijakan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.








