“Jika hal-hal yang mendasar sudah ada, pengelolaannya baik dan nyaman, maka pembeli dan penjual juga akan nyaman. Tentunya ini menjadi tantangan, tidak sekedar membangun pasar tetapi pemeliharaannya harus diperhatikan bersama, baik oleh pengelola, pembeli hingga yang utama oleh para pedagang. Ke depan ini akan kita bahas bersama-sama,” kata Sekda.
Khusus instalasi listrik, Syarifah mengingatkan pengelola pasar dan para pedagang untuk tidak menarik kabel atau membuat sambungan yang berpotensi menambah semrawut mengingat tidak sedikit pasar yang mengalami musibah kebakaran akibat arus pendek.
Untuk sampah diupayakan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor agar diolah di tempat sehingga bisa dimaksimalkan untuk budidaya maggot. Fasilitas untuk parkir kendaraan menjadi hal lain yang turut dibahas.
“Jika sampahnya bisa dikelola dan mendatangkan penghasilan, maka akan lebih baik,” katanya.








