Wakil Penanggung Jawab Lomba Bogorku Bersih 2023, Gatut Susanta menyebut, lomba tahun ini ada yang berbeda, yaitu ada satu kategori bebas sampah yang merupakan kategori yang diambil dari juara-juara sebelumnya. Maksudnya untuk menilai apakah masih konsisten atau tidak dalam menjaga dan merawat kebersihan lingkungannya.
“Biasanya yang sudah juara ketika tidak akan ada lomba tidak membersihkan lagi, seperti ini on the spot, kita tes dan kita pilih secara acak atau random, sekarang yang paling dekat jarak di Empang dan masih konsisten menerapkan. Salah satu contohnya adalah penanaman pohon sirih merah yang usianya 2-3 tahun kalau ditanamnya kemarin, maka tidak mungkin. Artinya juara sekian tahun lalu masih ada dan terawat dengan baik,” kata Gatut. (*)








