“Bank sampah ini biasanya melibatkan tokoh masyarakat sekitar yang peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.
Ia menuturkan, dengan tumbuh dan terkelolanya bank sampah diharapkan Adipura yang sudah berhasil diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun ini dapat terus dipertahankan di tahun depan. Mengingat penghargaan Adipura ini menjadi salah satu faktor penilai pengelolaan sampah dari sisi hulu dan hilir dikelola dengan baik.
“Ada beberapa TPS 3R dan bank sampah yang memiliki sirkuler ekonomi yang bagus. Dengan pelatihan ini diharapkan adanya saling tukar informasi dan pengetahuan yang cukup terkait bagaimana mengelola sampah yang kemudian menghasilkan pendapatan yang maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto mengatakan, dalam hal kebijakan strategi daerah tertuang kewajiban pengurangan sampah dari sumbernya. Salah satunya dengan mengembangkan bank sampah, karena sampah-sampah tidak langsung dibuang ke TPA melainkan dipilah dan masuk ke bank sampah untuk di recycle atau di daur ulang.








