Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh 11 seniman mural yang akan menggambar di dinding tembok sepanjang 130 meter.
Tak hanya kompetisi mural, warga juga dilibatkan turut serta dalam memasarkan produk-produk UMKM melalui bazar yang disediakan oleh panitia.
Selain itu juga akan dilakukan bedah UMKM yang akan merenovasi warung atau toko kelontong warga sekitar yang sudah usang sehingga memiliki konsep kekinian dan menjadi daya tarik wisata.
“Selanjutnya juga akan dibuat urban farming dengan vertical garden dan untuk jajanannya juga ada UMKM dan akan dibentuk coffee shop. Jadi pelan-pelan kita susun, kita rapikan dimulai dari kompetisi mural ini. Jadi tidak hanya merawat kreativitas, tapi juga bisa menguntungkan bagi warga untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya.
Bersamaan dengan momentum peringatan Hari Pahlawan, tema dalam Dedie Rachim Mural Competition ini adalah Kepahlawanan.








