Bima Arya mengatakan, operasi pasar murah beras SPHP ini merupakan langkah koordinasi Pemkot Bogor bersama Bulog untuk mengatasi kelangkaan beras dan juga harga beras yang sedang mahal. Sembari menunggu hasil panen yang akan terus bertahap.
Pasar beras murah SPHP ini sudah digelar sejak 20 Februari sampai 8 Maret 2024 mendatang disebar di 14 titik se-Kota Bogor.
“Ini sudah hari ke lima pasar beras murah. Total sudah 7,5 ton beras SPHP terjual karena harganya jauh lebih murah daripada di pasar,” terang dia.








