“Semua warga Kota Bogor ingin mendapatkan kepala daerah yang terbaik, jadi pelaksanaan Pilkada mendatang harus dilaksanakan dengan jujur, adil, cermat dan netral,” tegas Syarifah.
Selain itu kata dia, 9 bulan ke depan PPK harus memiliki sensitivitas, yakni tidak melakukan pertemuan khusus dengan partisan tertentu agar tidak ada kesalahpahaman dan tentunya bisa menjaga kondusifitas Pilkada agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman dan damai.
“Kami juga berharap partisipasi warga Kota Bogor yang memilih bisa lebih meningkat lagi di Pilkada 2024,” harapnya.
Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, pelantikan PPK ini merupakan salah satu tahapan Pilkada yang harus dilaksanakan di Kota Bogor. Yakni membentuk badan ad hoc, diantaranya membentuk dan melantik PPK di enam Kecamatan Kota Bogor dengan jumlah 30 orang alias lima orang per kecamatan.








