Sekretaris Dishub Kota Bogor, Dimas Tiko mengatakan, pengalihan arus dengan rekayasa lalu lintas dilakukan sejak pukul 07.15 WIB hingga 10.15 WIB dengan dijaga oleh 400 personel gabungan yang diantaranya 150 personel dari jajaran Dishub.
“Iya, jadi konsentrasi pelayanannya bukan hanya di simpang perlintasan, namun mengantisipasi juga di simpang yang kita prediksi menjadi jalur escape alternatif, seperti ruas Abesin sampai dengan Simpang Cibogor, termasuk beberapa titik sekat lainnya, guna memastikan roda terus berputar dan lalu lintas kondusif. Kondisi memang padat namun petugas gabungan berupaya maksimal untuk terurai,” katanya.
Menjelang akhir helaran, petugas pun kemudian secara perlahan melakukan pengaliran arus lalu lintas dari arah Air Mancur menuju ke arah Jalan Jalak Harupat, sambil menunggu proses penampilan terakhir peserta helaran.
“Alhamdulillah setelah kegiatan selesai semua mengalir setelah kedua arus dibuka normal, padat lancar, secara bertahap terurai, dengan upaya dari petugas gabungan melakukan pengaturan penarikan di beberapa ruas jalan, diantaranya Simpang Air Mancur sampai dengan jembatan RE Martadinata dan jalan Jalak Harupat arah Tugu Kujang. Secara kesimpulan arus mengalir kondusif,” katanya. (*)








