Sementara, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, ini tahun ketiga Kota Bogor masuk ke dalam nominasi Kota Terbaik pencapaian UHC. Dan tahun ini, Kota Bogor masuk dalam Kategori Utama di antara kategori di bawahnya yakni Madya dan Pratama.
Kota Bogor, kata Syarifah, mendapatkan piala penghargaan bersama dengan 135 kota/ kabupaten lainnya se-Indonesia yang juga mendapat Kategori Utama. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi BPJS Kesehatan.
“Jadi dengan kategori ini tentu saja kita bisa mempertahankan kepesertaan BPJS Kesehatan. Dan mempertahankan keaktifan keanggotaannya dalam iuran. Dan tentu saja untuk memudahkan pelayanan BPJS Kesehatan masyarakat Kota Bogor,” kata Syarifah.
Syarifah berharap, predikat ini dapat dipertahankan. Sebab ke depan, klasifikasi dan persyaratan UHC akan alami perubahan-perubahan.
“Mudah-mudahan iuran dan keaktifannya bisa terus dipertahankan. Tidak ada tunggakan, kemudian juga masyarakatnya bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik. Namun yang pasti kita harapkan semua masyarakat Kota Bogor sehat semua,” ucap Syarifah.
Sebagai informasi, penghargaan ini bertemakan satu dekade program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) untuk negeri sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.








