Syarifah menambahkan, setiap gang diperkirakan dapat menampung tujuh sampai delapan pedagang. Pihaknya pun sudah mengumpulkan data para PKL yang berjumlah 50 lebih PKL.
Selain itu, PKL nantinya akan dikurasi berdasarkan jenis dagangannya, karena fokus penataan PKL ini untuk menjadikan kawasan Gang Roda sebagai kawasan kuliner.
“Surken kan destinasi favorit wisatawan untuk menikmati kuliner legendaris Kota Bogor. Jadi, nanti kami pindahkan ke Gang Roda PKL makanan legend dan viral. Kalau bisa masuk 30 pedagang, berarti nanti PKL yang di surken akan berkurang 30 pedagang,” terangnya.
Pada penataan Gang Roda ini Sekda menekankan pentingnya desain yang minimalis, namun tahan lama sehingga selain menghemat biaya juga bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi para pedagang maupun pengunjung, mengingat penataan ini akan menggunakan dana CSR.








