SANGA.ID. Pemerintah pusat menunjuk Kota Bogor sebagai salah satu dari 25 kota pertama yang akan menjadi laboratorium atau inkubator untuk penyelenggaraan pembangunan berbasis inisiatif kota cerdas dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia.
25 kota yang ditunjuk dalam program ini, antara lain Kota Bogor, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (DKI), Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Semarang, dan lainnya, sedang dalam proses evaluasi untuk menentukan peringkat kota Smart City terbaik.
Evaluasi implementasi Smart City tahap kedua telah diikuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Evaluasi ini dilakukan melalui Zoom dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Ruang Rapat Kian Santang, Balai Kota Bogor, Selasa (12/11/2024).
Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam, mengatakan bahwa evaluasi tahap kedua ini cukup krusial karena sifatnya pendalaman terhadap isi program yang dilaksanakan.
Para asesor meminta tambahan untuk memperluas laporan tim pelaksana Smart City Kota Bogor terkait seluruh inovasi penyelenggaraan Smart City di Kota Bogor. Artinya, para asesor mendukung agar Kota Bogor dapat memaparkan secara utuh semua inisiatif Smart City yang telah dilakukan.








