Setelah peluncuran serentak ini, Polri melalui Polda, Polres, hingga Polsek akan melaksanakan managerial process untuk memastikan proses penanaman dan distribusi berjalan dengan baik.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bersama Polri akan mengelola sesuai kemampuan masing-masing, sehingga ekosistem yang mendukung komunikasi dan kolaborasi dapat terbangun. Hal ini bertujuan untuk mendukung program Bapak Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan dan penyediaan makanan bergizi,” ujar Kapolri.
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri sekaligus Ketua Pelaksana Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Irjen Dedi Prasetyo, melaporkan bahwa kegiatan ini secara serentak diikuti oleh 34 Polda, 508 Polres, dan 5.029 Polsek di seluruh Indonesia untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan.
Kapolri saat ini memiliki empat program dalam swasembada pangan dan program makanan bergizi diantaranya penanaman pangan bergizi, pangan lestari, pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif, pengawasan secara digital yang termonitor di Posko Kementan dan Posko Presisi Polri, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam pendistribusian bibit pupuk dan juga pasca panen yaitu proses pendistribusian dan perekrutan personel polri yang memiliki kapasitas di bidang pertanian, peternakan dan perikanan. (*)








