Hal serupa juga terjadi di SMP Negeri 23, di mana pembangunan hanya tinggal menyelesaikan tahap finishing yang membutuhkan ketelitian dan percepatan.
Hery menegaskan bahwa pihak kontraktor harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan semua pekerjaan, termasuk beberapa finishing yang tidak tercantum dalam kontrak.
Adapun pekerjaan lanskap dan pertamanan akan dianggarkan pada tahun 2025 atau 2026 mendatang.
“Menurut laporan, kami optimis pembangunan selesai bulan ini sesuai kontrak. Untuk peresmiannya mungkin akan ada soft launching, sementara operasional sekolah baru dimulai sekitar pertengahan 2025 karena banyak persiapan yang harus dilakukan,” kata Hery.








