Ia juga menyampaikan bahwa penampilan orkestra dari siswa-siswi SMPN 9 Bogor turut meramaikan acara ini dengan melantunkan musik angklung yang memukau. Selain itu, penampilan mojang jajaka alit dengan pakaian adat yang mempesona semakin menambah semarak acara.
Irma menambahkan, bahwa acara ini bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya tradisional Jawa Barat kepada masyarakat, terutama generasi muda. “Simfoni Nuansa Angklung Volume 1 ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam menjaga kelestarian budaya daerah, serta memberikan hiburan yang edukatif bagi masyarakat,” harapnya.
Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Kota Bogor, Dian Herdiawan, mengapresiasi penuh kegiatan ini. Menurutnya, Simfoni Nuansa Angklung menunjukkan kolaborasi yang luar biasa dalam melestarikan kebudayaan melalui perlombaan angklung dan Pupuh.
“Angklung adalah kesenian kebanggaan orang Sunda yang telah menjadi warisan budaya tak benda dunia sejak 2010. Alat musik ini membawa filosofi persatuan dan kesatuan melalui kolaborasi, yang sejalan dengan semangat Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan budaya,” ujar Dian.
Selain itu, perwakilan dari manajemen Jambu Dua Mall, Mohammad Taisir, juga memberikan dukungan dan apresiasi terhadap acara ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilakukan untuk menjaga dan memperkenalkan kebudayaan, terutama angklung, kepada generasi muda.








