Direktur Sejarah dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Agus Mulyana, menyampaikan bahwa acara ini bersifat edukatif.
Apalagi peserta dalam pameran dan peluncuran sekaligus seminar ini adalah para pelajar hingga tenaga pendidik.
“Jadi kami harap dari kegiatan ini para siswa bisa melihat bagaimana Bogor di masa lalu, melihat sejarah, serta menyaksikan peluncuran buku yang ditulis langsung oleh Pak Menteri Kebudayaan, Fadli Zon,” ucap Agus saat rapat teknis pelaksanaan pameran dan peluncuran buku kartu pos bergambar dari Buitenzorg (Bogor) di Museum Balai Kirti, Selasa (25/2/2025).








