“Kami telah bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan memiliki Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang akan turut membantu menyampaikan MBG kepada ibu hamil dan ibu menyusui,” ujar Isyana.
Isyana juga menekankan pentingnya efisiensi dalam distribusi makanan.
“Makanya tadi kita juga coba menyalurkan langsung kira-kira seperti apa. MBG kan biasanya pakai nampan ya, nah apakah nanti rencananya kita coba makanannya dipindahkan ke piring masing-masing, kemudian nampannya bisa cepat digunakan kembali oleh petugas di SPPG. Supaya tidak terlalu lama menunggunya. Karena kan kadang-kadang ibu hamil atau busui itu suka nanti dulu, kadang ada sedikit mual yang berimbas pada waktu konsumsi makanan,” tambahnya.








