“Jadi masyarakat dari luar kota bisa mengakses layanan kesehatan di sini sekaligus juga healing. Kita proyeksikan wisata kesehatan,” ucapnya.
Ketua Yayasan RS Islam Bogor, Dwi Sudharto, menyampaikan bahwa peresmian gedung baru ini merupakan tonggak sejarah dalam pengabdian kepada umat.
Sebab, rumah sakit ini merupakan wakaf yang didirikan sekitar tahun 1982 dan diprakarsai oleh Sholeh Iskandar, yang namanya kini diabadikan menjadi nama jalan dari Simpang Tol BORR hingga Simpang Salabenda.
“Sehingga Rumah Sakit Islam Bogor tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang kuat, dan hal itu harus dijaga sebagai amanah dari para pendirinya,” ucapnya.








