Komoditas lain yang tidak kalah penting untuk dicek adalah minyak dan beras. Khusus minyak, ada keluhan warga karena dijual pada kisaran Rp 18 ribu, padahal Harya Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp 15.700.
Dedie Rachim menyoroti, bahwa sering kali antisipasi hanya dilakukan pada komoditas bawang merah dan cabai, padahal dalam sidak kali ini ditemukan bahwa kelapa juga perlu diperhatikan.
Hal ini, jelas Dedie Rachim, bisa saja berlaku di daerah lain. Untuk itu, pengecekan akan dilakukan guna memastikan apakah pasokannya yang berkurang atau permintaannya yang melonjak sangat tinggi.
Dalam memenuhi kebutuhan kelapa, pasar Kota Bogor mendapat pasokan dari Palembang, Lampung, dan yang terdekat, Tasikmalaya.
“Ini menjadi perhatian, khususnya minyak. Untuk beras relatif aman,” ujarnya.








