Bangun juga menegaskan bahwa pentingnya memberikan pembinaan dan pemahaman tentang karakter dan wawasan kebangsaan sebagai landasan penting dalam membangun jati diri dan identitas pelajar yang berwawasan kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045. Sehingga diharapkan pelajar dapat meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dilingkungan masyarakat khususnya bagi pelajar, yang meliputi 4 (empat) konsensus dasar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Serta menanamkan dan menumbuhkan kembali rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi pelajar.
Sebagai informasi, penyampaian materi Ngobras Wasbang oleh para narasumber yaitu: Materi 1 disampaikan Bapak Drs. Dadang Sugiarta, M.Si., selaku Staf Ahli Wali Kota Bogor Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dengan judul “Pelajar Berkarakter Kebangsaan Dalam Menghadapi Tantangan Di Era Digitalisasi; Materi 2 disampaikan Bapak Dr. Drs. Bangun Sitohang, M.M., selaku Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Politik dan PUM Kemendagri RI, dengan judul “Pentingnya Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045; dan materi 3 disampaikan Bapak Drs. Dede Agus Suherman, M.M., selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Kota Bogor, dengan judul “Pendidikan Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045. Ngobras Wasbang dan diskusi ini dipandu moderator Bapak Ramli selaku Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bakesbangpol Kota Bogor. (*)








