“Kita semua menyadari bahwa menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. Belum lama ini kita menyaksikan langsung dampak buruk perusakan lingkungan dalam bentuk banjir dan bencana alam lain di Jawa Barat,” ungkap Siska.
“Kini saatnya kita melakukan aksi nyata merawat alam. Menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan apa yang dilakukan PKK bisa diikuti pihak lain, baik perorangan maupun komunitas dan organisasi masyarakat atau organisasi profesi. Kami percaya kebaikan itu menular. Luas lahan yang perlu dihijaukan kembali mencapai 36 hektare, dengan kebutuhan sekitar 36 ribu pohon. Yuk, kita bersama-sama berbuat untuk kebaikan!” ajak Siska.
Sejalan dengan spirit PKK dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, Siska mengapresiasi sekaligus mendukung kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi untuk mengembalikan lahan di area Puncak sebagai kawasan lindung. Selain berfungsi sebagai tangkapan air dan mencegah banjir, Siska menilai kawasan hijau berperan besar menjadi bank oksigen sekaligus paru-paru bumi yang bermanfaat bagi semua orang.
“Mari selamatkan bumi dengan cara-cara sederhana. Menanam pohon, tidak membuang sampah ke sungai, atau menghindari penggunaan alat makan dan minum sekali pakai merupakan cara yang bisa dilakukan semua orang. Kita mulai dari diri sendiri. Sekarang,” ajak Siska. (Najip Hendra SP, Sekretaris III TP PKK Jawa Barat)








