Dedie Rachim Tinjau Biskita Transpakuan Yang Kembali Mengaspal

Dedie

“Iya, bagus ya. Artinya komitmen dengan program yang sudah dijalankan, karena ini memang sudah menjadi kebutuhan dan andalan masyarakat. Soalnya kalau naik angkutan kota itu suka ngetem lama,” ujarnya saat sedang menunggu Biskita di Halte Perpustakaan.

Disinggung mengenai tarif Rp 4.000, menurutnya hal itu sudah sangat murah dengan pelayanan yang cukup baik.

Namun, ia berharap ke depannya Biskita dan halte-halte yang ada bisa menjangkau lokasi-lokasi strategis lainnya seperti pasar-pasar tradisional, tempat pelayanan publik, dan sebagainya.

“Karena waktu tidak ada Biskita, dari Wangun ke sini (Jalan Kapten Muslihat) itu naik angkot capek karena sering ngetem, habis waktu. Nah, kalau Biskita bisa masuk ke depan pasar tradisional atau perkantoran, itu lebih bagus lagi sih kayanya. Jadi benar-benar membantu, lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Baca Juga  Dedie Rachim Pastikan Beras di Pasar Gembrong Bebas dari Oplosan

Sebagai informasi, pengecekan operasional turut dihadiri perwakilan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor. (*)

Pos terkait