“Ini salah satu cara Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk bertanggung jawab memvalidasi warga belajar di PKBM. Dan selama tiga hari ini tercatat ada sebanyak kurang lebih 19.000-20.000 peserta didik dari 191 PKBM yang melakukan verifikasi dan validasi data,” ungkapnya.
Ia berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor tiap tahun terus melakukan kegiatan verifikasi dan validasi data peserta belajar yang ada di seluruh PKBM di Kabupaten Bogor.
“Harapannya, program ini diteruskan karena menjaga dan meningkatkan kualitas lembaga PKBM khususnya mengangkat marwah supaya tidak ada stigma di PKBM yang bukan hanya cetak ijazah, tetapi harus mengikuti kegiatan belajar mengajar yang harus dipenuhi lembaga PKBM sesuai juklak juknis yang diatur,” pungkasnya. (*)








