Siang itu, Yantie Rachim datang tak sendiri. Ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Lurah Lawang Gintung. Mereka datang membawa buah tangan, sembako, dan pakaian baru sebagai bentuk kasih yang ingin mereka titipkan.
“Ini jaket, supaya Emak Sani nggak kedinginan ya,” ujar Yantie Rachim seraya menyerahkannya.
Wajah Emak Sani pun berseri. Senyum lebar mengembang di antara kerutan dan garis usia.
Harapan Emak Sani terwujud, sebab ia mengakui memang ingin sekali bertemu dengan Dedie Rachim dan Yantie Rachim. Dengan logat Sunda lembutnya, Emak Sani mengungkapkan perasaannya di depan Yantie Rachim, sekaligus mendoakan agar tetap selalu diberikan kesehatan.








