“Kami berkomitnen menjadikan IIDI sebagai organisasi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat. IIDI siap bersinergi dalam mendukung program percepatan pemerintah,” ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua I IDI Cabang Kota Bogor, dr. H. Oki Kurniawan, M.Kes. Ia mengapresiasi dukungan IIDI terhadap tugas suami sebagai tenaga kesehatan. Namun, jangan melupakan bahwa tugas utama seorang istri adalah mengutamakan keluarganya. “Point akhirat yang lebih utama,” ujarnya.
dr. Oki juga mengharapkan agar para istri dokter di Bogor dapat terlibat aktif dalam kegiatan dan keanggotaan IIDI. Tercatat di pengurusan IIDI ada 46 anggota. Sementara anggota IDI ada 1000 anggota. “Untuk itu saya mengharapkan adanya keterlibatan dari seluruh istri dokter untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” sebutnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, MARS, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Mengingat, IIDI memiliki peran strategis dalam membangun kesehatan di Kota Bogor.
“IIDI tidak hanya sekedar organisasi yang menopang dan membantu peran suami. Namun IIDI memiliki peran yang lebih jauh termasuk edukasi kesehatan dan pemberdayaan perempuan. Ada 1000 posyandu di 68 kelurahan di Kota Bogor. Dan saya berharap, seluruh stakeholder terkait bisa menyentuh kesana,” tambahnya.








