Dedi Mulyadi dan Dedie Rachim Ajak Mahasiswa Bangun Peradaban Lewat Kepemimpinan

Dedi

Inkonsistensi dalam kepemimpinan dan sistem, menurut Dedi Mulyadi, menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi saat ini, karena semua pihak tidak bergerak menuju tujuan yang sama.

Selain itu, ia menambahkan bahwa dalam berbicara tentang kepemimpinan, tidak harus selalu mengambil ideologi atau filsafat asing, karena Indonesia pun memiliki banyak nilai dan filosofi luhur.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai tersebut, karena manusia yang terikat pada peradaban dan alamnya akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, ketika manusia berpisah dari alam dan lingkungannya, maka akan kehilangan kebahagiaan.

Baca Juga  Bacakan Teks Proklamasi, Atang Trisnanto Ajak Generasi Muda Kota Bogor Tingkatkan Semangat Juang dan Kolaborasi

Pos terkait