Ia menambahkan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus mencatat dan memetakan potensi sumber daya manusia, terutama lulusan SMK yang dapat diberdayakan untuk program ini.
Ia juga mengimbau agar pembekalan bagi siswa SMK dilakukan sejak dini, terutama jika mereka memiliki minat bekerja di luar negeri seperti Jepang.
“Kalau memang anak-anak ingin kerja di luar negeri, maka wawasan tentang negaranya harus diperkenalkan sejak dini, mulai dari bahasanya, dan budayanya, supaya nanti dalam prosesnya tidak terlalu panjang dan tidak membutuhkan biaya besar,” jelasnya.
Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa peluang kerja ke Jepang untuk tenaga kerja asal Kota Bogor sudah mulai ada dan akan terus dikembangkan.








