Ia menyadari bahwa pada saat ini tidak banyak anak-anak muda yang turun langsung ke sektor pertanian. Namun, dengan penggunaan teknologi ini bisa juga mendorong anak-anak muda untuk mengembangkan pertanian melalui teknologi.
“Dengan kemajuan teknologi dengan digital AI maka anak-anak milenial farming ini bisa memanfaatkan teknologi IoT dengan mengatur tumbuhan sesuai dengan kriterianya,” ucapnya.
Seperti yang ada di dalam Bus Digilab yang memperlihatkan bagaimana tanaman strawberry dalam proses merawatnya bisa menggunakan IoT seperti proses penyiraman, kelembaban dan suhu udara dan sebagainya.
Sehingga anak anak bisa mengetahui berbagai manfaat digitalisasi untuk nilai-nilai positif.








