HJB ke-543, Dedie Rachim Dampingi Perekaman KTP-el Lewat Program Jempol Bahagia

HJB

“Dengan punya KTP maka hak sebagai warga negara terpenuhi. Misalnya ada bantuan sosial kemudian, karena yang bersangkutan ini difabel, tentu dari dinas sosial juga ada bantuan-bantuan yang bisa diberikan, baik dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Karena ini sudah terdata,” ujar Dedie Rachim.

Selain mempermudah warga dalam mengakses permohonan layanan, Jempol Bahagia ini juga sebagai upaya dalam mengumpulkan database kondisi masyarakat di wilayah. Sehingga, nantinya wilayah akan mempunyai data yang real terkait kondisi dan situasi warganya.

“Seperti saat ini, layanan kepada difabel. Tentu setelah data ini ada, maka pemerintah akan terus memikirkan bagaimana melakukan intervensi, baik dalam bentuk bantuan, pelayanan kesehatan atau program yang dijalankan di wilayah,” tutur Dedie Rachim.

Baca Juga  Dialog Tripartit, Satukan Persepsi Demi Kebijakan Ketenagakerjaan di Kota Bogor

Di lokasi yang sama Plh Kadisdukcapil Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengatakan pada momentum HJB ini pihaknya melakukan beberapa layanan jemput bola kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan sebagai upaya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa mengakses layanan kependudukan sangat mudah, bisa melalui sistem online ataupun jemput bola.

Pos terkait