“Jangan berhenti di satu titik ini saja, namun juga di lokasi-lokasi lainnya. Pemkot Bogor sudah memetakan titik-titik yang memang rawan longsor, dan itu harus segera kita tindak lanjuti dengan penanaman atau konservasi,” tegas Jenal Mutaqin.
Di Bogor Tengah saja, dari 11 kelurahan, terdapat lima titik yang rawan bencana longsor. Lima titik tersebut dilintasi oleh Sungai Cisadane, Ciliwung, dan Cipakancilan.
Sementara itu, jenis pohon yang ditanam di lokasi, tutur Jenal Mutaqin, adalah jenis pohon buah-buahan. Sehingga, selain mengamankan dari bencana, juga memiliki nilai ekonomis.








