Sementara itu, gedung rehabilitasi di Kab. Morowali yang juga turut diresmikan secara simbolik oleh Kepala BNN RI, berdiri di atas lahan seluas 4.000 m² dengan luas bangunan 829,25 m².
Peresmian gedung kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah dan gedung rehabilitasi Kab. Morowali ini ditandai oleh Kepala BNN RI sebagai langkah strategis untuk memperkuat upaya penanggulangan permasalahan narkoba di wilayah Negeri Seribu Megalit tersebut.
“Saya memaknai kantor itu adalah merupakan simbol pemerintah menghadirkan layanan, menghadirkan rasa. Jangan pernah membuat nilai-nilai tadi luntur akibat dari perbuatan-perbuatan Kita sendiri. Kantor ini harus menakutkan bagi para penjahat, kantor BNN harus jadi simbol ketakutan bagi para bandar,” ujar Kepala BNN RI dalam sambutannya.








