Di tengah keterbatasan anggaran, selain melibatkan pemilik jalan tol, yakni PT Trans Jabar Tol, Pemkot Bogor juga menggandeng pihak pengembang dari PT Suryamas Duta Makmur dan ke depan akan juga melibatkan pihak Lorena sebagai pemilik lahan.
Nantinya, setelah penandatanganan ini akan dilakukan rapat koordinasi (rakor) kembali untuk melakukan upaya percepatan.
Jika telah sepakat, maka di tahun 2026 sudah bisa dikerjakan dan diakhir 2026 akses jalan sudah terhubung.
Sehingga, ini juga akan berdampak pada sosial ekonomi masyarakat di Bogor Selatan yang akan semakin berkembang dan juga lebih luas akan berdampak kepada daerah sekitar.
“Tentu ini akan mempermudah masyarakat mengakses wilayah Bogor Selatan tanpa harus melewati Simpang Ciawi dan memberikan alternatif bagi pengendara dari arah Sukabumi, Cianjur, Cibedug, Cisarua, dan sebagainya,” ujarnya.








