Pengunjung dapat mencicipi deretan kopi legendaris seperti Kopi Bah Sipit Cap Kacamata, Kopi Agus Cap Teko, Kopi Piala, Kopi Liong Obor, Kopi Keong Mas, hingga Kopi Oplet. Selain itu, tersedia bazar kopi harga khusus, workshop seduh kopi, kelas branding UMKM, diskusi bisnis kopi, lomba barista, hiburan musik, hingga layar tancap.
Koordinator acara Nancy Wahyuni menyebut festival ini sebagai “laboratorium pasar” bagi pelaku UMKM. “Rasa enak itu wajib, tapi identitas merek yang kuat membuat produk bertahan lama. Lewat festival ini, UMKM bisa menguji kemasan, harga, dan strategi promosi langsung ke pembeli,” jelasnya.








