Menurutnya, peran ormas Islam sangat strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan, menjaga kerukunan umat, serta mencegah polarisasi di tengah masyarakat. Ia berharap, hasil dari pertemuan tersebut bisa ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.
Selain PBNU dan Muhammadiyah, pertemuan juga dihadiri pimpinan dari berbagai ormas Islam lain seperti Dewan Dakwah, Al-Irsyad Al-Islamiyah, Syarikat Islam, Persatuan Islam, Wahdah Islamiyah, Mathla’ul Anwar, dan Al-Washliyah.
Presiden Prabowo dalam kesempatan itu didampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta sejumlah menteri dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih. (*)








