Selama proses pengibaran berlangsung, lanjut Aldho, seluruh aktivitas di kawasan Tugu Kujang dihentikan.
“Pengguna jalan yang melintas terlihat ikut berdiri tegak dan memberikan penghormatan kepada sang saka merah putih. Malah tadi saya lihat pedagang asongan ikut hormat. Ini luar biasa, ini salah satu upaya membangkitkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Ini harus terus dilakukan,” katanya.
Aldho menambahkan, upacara ini melibatkan anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor, partisipasi dari 25 sekolah tingkat SMP SMA, serta enam institusi dari organisasi dan lembaga non-formal lainnya.








