Walikota Bogor Menghadiri Perjanjian Kerjasama Perumda Tirta Pakuan Dengan Mitra Strategisnya

Bogor

Selanjutnya dengan PT Kano Utama Sangat Sukses untuk pengembangan kawasan Ciherang Pondok untuk menjadi kawasan wisata terpadu dan dengan PT Indonesia Water Electricity Gas and Energy dalam hal sewa aset tanah dan gudang.

Dedie Rachim menilai penandatanganan PKS ini dapat memberikan dampak positif dalam pembangunan Kota Bogor.

“Implementasi dari perjanjian kerja sama ini diharapkan secepatnya akan segera berjalan ya. Pemanfaatan resevoir kan sudah terlaksana, tapi resevoir ini tidak bisa dikelola sendiri oleh Gapura Prima, maka harus menggandeng PDAM. Untuk yayasan Pamsi, kita sudah punya training center, nah di tahun ini kita bisa bikinkan modulnya, silabusnya, dan kurikulum untuk mereka yang mau belajar tentang pengelolaan air minum,” jelas Dedie Rachim.

Baca Juga  Walikota Bogor Siapkan Skenario Lalu Lintas Antisipasi Sinkhole di Yasmin

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat relevan dengan kebutuhan Kota Bogor, khususnya di kawasan dengan pertumbuhan pesat seperti Tanah Sareal.

“Reservoir berkapasitas 2.000 meter kubik di lahan seluas 1.600 meter persegi akan menjadi penopang pasokan air untuk lebih dari 13 ribu rumah yang dikembangkan Gapura Prima dan kawasan sekitarnya.

Pos terkait