Ketua Jabatan Faculty Of Human Ecolog Universitas Putra Malaysia yang juga ketua rombongan peserta dari Malaysia, Prof Madya Mohm Mahadee Bin Ismail, merasa sangat kagum atas kehadiran Dedie Rachim yang hadir langsung dalam pertemuan internasional ini.
Ia mengatakan bahwa meski situasi kondisi di Indonesia sedang dinamis, namun itu tidak membuatnya takut atau risau.
Ia menjelaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hal yang wajar, sehingga menurutnya tidak ada yang perlu ditakuti, terlebih Kota Bogor merupakan kota yang aman.
Ia juga menegaskan, bahwa pertemuan internasional dalam seminar ini, Universitas Putra Malaysia akan terus menjalin hubungan baik dengan Universitas Nusa Bangsa, umumnya dengan Indonesia dan Bogor.
“Dari Kota Bogor ini kami akan terus melanjutkan jaringan di tingkat akademik dan ke sektor-sektor lain. Kita sama-sama membangun nusa dan bangsa Malaysia dan Indonesia untuk sama-sama memacu kekuatan di Asia,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa Indonesia yang saat ini diberikan tanggung jawab dalam kepengurusan ASEAN akan menjadi jalan untuk terus menggalakan hubungan internasional di negara-negara Asia Tenggara ini.








