Jenal Mutaqin Soroti Bahaya Bullying

Bullying

Banyak kejadian perundungan, sambung Jenal Mutaqin, berawal dari bahasa verbal. Untuk itu, ia mengingatkan keluarga sekolah untuk saling menjaga.

“Ada 97 kasus di tahun 2025. Tentu ini akan kita identifikasi, apakah verbal atau ada hal-hal lain antarteman. Ada juga yang kasusnya berasal dari keluarga atau guru. Karena itu edukasi juga harus fokus,” tegasnya.

“Bahaya bullying akan merusak mental korban dan menghambat penerimaan kurikulum pendidikan saat mereka melangsungkan kegiatan belajar,” sambung Jenal Mutaqin.

Ketua Yayasan Rumah Kedua, Dewi Puspasari, menambahkan, dari tahun ke tahun ada perubahan perilaku perundungan. Yang paling terlihat kali ini berasal dari lingkungan pendidikan, bahkan dari tingkat sekolah dasar.

Baca Juga  Jenal Mutaqin Ajak Siswa-Siswi Nizhamia Belajar Pemerintahan

Pos terkait