Ia juga berterimakasih kepada PMII Kota Bogor yang memilih jalur audiensi dalam menyampaikan aspirasinya.
“PMII telah menjadi salah satu motor perubahan Kota Bogor. Semoga menginspirasi mahasiswa lain”, ujar Adityawarman.
“Membangun kota Bogor tidak bisa oleh walikota sendiri, oleh DPRD sendiri. Perlu partisipasi banyak pihak termasuk dari PMII dan mahasiswa lainnya. Kalau ada perbedaan pandangan, mari duduk bersama untuk mencari titik temu”, papar Adityawarman.
“Mahasiswa harus tetap kritis sehingga bisa menghadirkan kebaikan-kebaikan”, tambahnya.
Perihal Peraturan Walikota (Perwali), ungkap Adityawarman, saat ini sedang dibahas Perwali yang mengatur bantuan biaya sekolah untuk siswa tidak mampu yang tidak diterima di SMP Negeri.








