Untuk bengkel jiwa, Emak Ojol mendapatkan pembinaan atau mengikuti kegiatan kerohanian, seperti pengajian, kajian, majelis taklim, dan sebagainya.
Sementara itu untuk sosial berdaya, Emak Ojol diberikan pelatihan bahkan hingga permodalan.
“Dengan pelatihan ini, kalau mereka sudah tidak lagi ojol, mereka bisa tetap mandiri karena sudah punya keterampilan untuk hidup. Karena kan banyak yang jadi tulang punggung keluarga,” ucapya, Jumat (26/9/2025) di Grand Ballroom GSC STP IPB.
Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan lainnya, Lia Dahlianti, bahwa setelah semua rangkaian itu diikuti secara rutin, maka Emak Ojol akan mendapatkan servis gratis, mulai dari servis ringan, ganti oli, hingga perbaikan motor.








