Warga menyampaikan keluhan telah kehilangan pekerjaan akibat kebijakan penyegelan sejumlah objek wisata yang selama menjadi nadi ekonomi masyarakat.
“Banyak karyawan sudah dirumahkan, wisatawan berkurang, pendapatan UMKM menurun. Kalau dibiarkan, bisa saja angka kriminalitas naik dan anak-anak putus sekolah karena ekonomi keluarga terganggu,” tegasnya.
Anggota DPR-RI Komisi XI ini juga mengungkapkan rasa heran dengan kebijakan kementerian tersebut, karena beberapa usaha wisata yang telah mengantongi izin resmi ikut disegel. Sementara, usaha yang tak berizin malah dibiarkan begitu saja.








