KEMENDUKBANGGA/BKKBN Genjot MBG 3B Untuk Perkuat Gizi Ibu Dan Anak

Perkuat

Dalam kesempatan itu, Menteri Wihaji menegaskan, BKKBN memegang peran strategis dalam pelaksanaan program MBG 3B melalui empat langkah utama:
1️⃣ Mendata penerima manfaat agar tepat sasaran.
2️⃣ Mendistribusikan makanan bergizi secara merata.
3️⃣ Mengevaluasi dampak program terhadap penurunan stunting.
4️⃣ Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asupan gizi seimbang bagi ibu dan anak.

“Harapannya, minimal salah satu penyebab stunting bisa kita selesaikan — terutama masalah gizi — melalui program MBG 3B yang diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden,” jelas Wihaji.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan, prevalensi stunting nasional telah turun menjadi 19,8%, sementara Jawa Barat mencatat penurunan cukup signifikan, dari 21,7% (2023) menjadi 15,9% (2024). Angka ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga  Lepas Sambut Kapolresta Bogor Kota, Diarak Parade dan Marching Band

Anggota Komisi IX DPR RI Rany Fahd Arafiq mengapresiasi langkah inovatif BKKBN. Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, tetapi menyangkut daya tahan tubuh, kecerdasan, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pos terkait