Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan bahwa penanganan pasien dilakukan di Puskesmas Bogor Selatan, Bondongan, dan Lawanggintung.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Kota Bogor untuk kesiapan penerimaan pasien.
Saat ini, Dinkes juga melakukan penyelidikan epidemiologi (wawancara SPPG dan kasus).
“Pengambilan sampel makanan dan spesimen dari pasien, koordinasi dengan pihak sekolah, agar melaporkan jika ada kasus tambahan,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes sudah memerintahkan agar menghentikan konsumsi makanan yang telah didistribusikan namun belum dimakan.








