Sebagai prajurit sejati dan pejuang Prabowo tidak ingin ada kegaduhan dalam setiap kebijakan dan sikap pemerintah terhadap fenomena perpolitikan saat ini. Sistem pemerintahan dengan koalisi berbagai partai memang memerlukan seni dalam setiap sikap dan kebijakan.
Djamari menginginkan setiap sikap dan kebijakan yang dijalankan pemerintahan Prabowo harus mendapat dukungan dari pers nasional. Jenderal meyakini niat Prabowo sangat tulus dalam menjalankan roda pemerintahan.
Bahkan Djamari mengajak jajaran pengurus PWI, bisa mengambil makna dari setiap kebijakan luar negerinya. Sebut saja dalam sidang umum PBB. Prabowo mengatakan kepada Israel bahwa saya akan akui negara Israel, tetapi juga akui Palestina sebagai sebuah negara yang berdaulat. Pernyataan Prabowo yang demikian mendapatkan apresiasi dari negara lain, baik pro maupun kontra.Termasuk Donald Trump Presiden Amerika.
Mantan Pangkostrad ini juga menyebut keberhasilan diplomasi Presiden Prabowo di Arab Saudi, telah membuka perkampungan Indonesia disana. Sebuah kebijakan yang tidak pernah dibuat Arab Saudi. “Bayangkan, Arab Saudi mengubah undang-undang negara sendiri untuk memenuhi keinginan Indonesia, ” kata Jenderal orang Padang ini.
Inilah cara Prabowo mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. Pertanyaannya, ujar Djamari. Apakah kita-kita ini akan tetap terpuruk dibawah, sementara Presiden sudah memiliki prestasi yang luar biasanya.








