Ia menyampaikan bahwa sebelum KAA dilaksanakan di Bandung pada 1955, Konferensi Bogor yang berlangsung pada 28–29 Desember 1954 menjadi titik awal terbentuknya solidaritas Asia-Afrika.
“Hari ini kami melaksanakan semacam napak tilas ya dari sebuah momen yang sangat penting yang berhasil merubah tatanan dunia namanya Konferensi Asia-Afrika, tetapi sebelum konferensi Asia-Afrika ada yang namanya Konferensi Bogor. Nah, Konferensi Bogor inilah yang kemudian poin-poinnya itu mencetuskan Konferensi Asia-Afrika pada april tahun 1955,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan napak tilas ini, ia mengajak negara-negara yang telah berkontribusi langsung dalan Konferensi Bogor, di antaranya India dan perwakilan dari Afrika yaitu Mozambik.








