“Ini menjadi contoh yang baik, tidak hanya untuk Jawa Barat, tetapi juga nasional. Kita berharap hasil data ini nantinya dapat dimanfaatkan lintas sektor sebagai acuan pengembangan program kependudukan dan pembangunan keluarga di Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi (DP3AKB) Jawa Barat, Siska Gerfianti, menyebut upaya yang dilakukan Kota Bogor sangat luar biasa hingga meraih dua penghargaan sekaligus.
“Ini sangat keren dan bisa ditiru oleh kabupaten/kota lain. Harapannya, dengan pendataan yang didukung APBD, data keluarga dapat tersaji lebih valid, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi keluarga di Kota Bogor,” katanya. (*)








