Pengurus TPS 3R MBR, Titin, menerangkan bahwa reformasi pengelolaan sampah ini dimulai sejak 2017 dan berhasil meraih predikat terbaik pada 2019.
“Di sini, pengelolaan berbasis swadaya masyarakat melalui pengolahan sampah organik, anorganik, dan residu bernilai rendah (low value),” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Saat ini, 100 persen sampah organik dikelola, 80 persen diolah menjadi pakan fermentasi, dan sisanya menjadi pakan maggot, pupuk organik cair, serta kompos.








