“Ketika itu Pak Dedie A. Rachim sudah mempunyai visi bahwa ke depan tidak lagi lapangan biasa, tapi mini soccer yang lebih representatif, dan pada 2022 langsung dibangun,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, setelah tiga tahun digunakan, Lapangan Taman Manunggal perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.
“Kita rehab setelah tiga tahun dengan anggaran kurang lebih Rp1,7 miliar. Kita perbaiki rumput sintetis secara menyeluruh, pemasangan pagar yang tidak lagi menggunakan jaring, jogging track, tribun, toilet, dan area bermainnya. Total ada sembilan item yang diperbaiki termasuk IPAL-nya, sehingga saat ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang menggunakan Taman Manunggal,” ujarnya seraya berharap pembaruan Taman Manunggal ini bisa dijaga dan dirawat bersama serta digunakan oleh seluruh masyarakat untuk berekreasi, senam, jogging, bermain bola, bermain di area permainan anak, dan aktivitas olahraga lainnya. (*)








