Jabar Terbaik Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Jabar

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya data PK-25 sebagai pondasi perumusan kebijakan pembangunan manusia Indonesia yang berkelanjutan. Selain itu, dia menegaskan pentingnya penggunaan data akurat dan teknologi dalam penanggulangan stunting. Ia menyampaikan kebijakan penanggulangan stunting harus berbasis data presisi dan melibatkan kolaborasi lintas sektoral.

Pratikno menjelaskan data yang akurat dan terintegrasi adalah kunci untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran. Teknologi seperti cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan machine learning dapat mengolah data besar dan kompleks secara efektif. “Data bukan hanya tentang masalah saat ini, tetapi juga melacak penyebab masalah dan efektivitas intervensi. Selain itu, data yang terintegrasi memudahkan pemantauan masalah stunting dan penyesuaian kebijakan secara real time,” ungkap Pratikno.

Baca Juga  Perintah Bima Arya Perbaiki Jalan Rusak: Nggak Usah Pusing Soal Kewenangan, Saya Tanggung Jawab!

Menurutnya, pendekatan presisi dalam penanganan stunting memungkinkan pemberian intervensi yang lebih tepat sesuai kebutuhan individu. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan ‘precision nutrition’ untuk memperhitungkan pola makan anak dan kebutuhan gizinya. (Tim DP3AKB Jabar)

Pos terkait