Denny Mulyadi berharap seluruh pihak dapat mengidentifikasi capaian dan praktik baik yang perlu dipertahankan dan diperluas, sekaligus memetakan kendala yang masih menghambat percepatan eliminasi HIV-AIDS.
“Saya berharap kita dapat mengidentifikasi capaian dan praktik baik yang perlu dipertahankan serta diperluas, memetakan kendala yang masih menghambat percepatan eliminasi HIV-AIDS, serta merumuskan rekomendasi dan langkah perbaikan yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan untuk periode berikutnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mempercepat eliminasi HIV-AIDS akan terus diperkuat dan membutuhkan dukungan semua pihak.
“Karena itu, saya mengajak KPA, perangkat daerah, mitra pembangunan, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi program, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan berkeadilan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris II KPA Kota Bogor, Bai Kusnadi, menyampaikan bahwa sepanjang periode pelaksanaan program, KPA Kota Bogor bersama perangkat daerah terkait telah melaksanakan berbagai kegiatan penanganan HIV-AIDS.








